OUR TROPICAL RAINFOREST

These are more than 17,500 islands in Indonesia, strechted out along the equator like green, ruby and bronze beads of an exquisite necklace. These islands are endowed with vast biological diversity, and approximately one third of the huge number of spieces found on them are endemic. Indonesia stil has one of the largets remaining tropical rainforest in the world, many of which are managed as conservation area. Unfotunately these gifts from nature have been greatly damaged by three decades of exploitation.Indonesia's forests are being degraded and destroyed by logging, mining operations and large-scale agricultural plantations, and from time to time the regime of government always blame the indigenous and local people for shifting agriculture and cutting for fuelwood. I don’t believe that colonization, and subsistence activities cause a major problem of this issue. Their culture is to maintain close links between nature and life as they believe nature will protect them.
Logging for tropical timbers and pulpwood is the best-known cause of forest loss and degradation in the country. Indonesia is the world's largest exporter of tropical timber, generating upwards of US$5 billion annually, and more than 48 million hectares (55 percent of the country's remaining forests) are concessioned for logging. Logging in Indonesia has opened some of the most remote, forbidding places on earth to development. But do you know that 75 % of logging in Indonesia is illegal. Despite an official ban on the export of raw logs from Indonesia, timber is regularly smuggled to Malaysia, Singapore, and other Asian countries. This crime to our forest cause terrible damage, according to World bank data in 2002, every 12 seconds we lost 5000 meter square of tropical rain forest. Indonesia has a biggest contributor in the world as a forest destroyer by erasing 2 percent of its tropical rainforest. Between 1990 and 2005 the country lost more than 28 million hectares of forest, including 21.7 hectares of virgin forest. Its loss of biologically rich primary forest was second only to Brazil during that period, and since the close of the 1990s, deforestation rates of primary forest cover have climbed 26 percent. Today Indonesia's forests are some of the most threatened on the planet. Rainforest cover has steadily declined since the 1960s when 82 percent of the country was covered with forest, to 68 percent in 1982, to 53 percent in 1995, and 49 percent today. Much of this remaining cover consists of logged-over and degraded forest.
The effects from forest loss have been widespread, off course it will affect the global climate as tropical rainforest is actually a world’ s lung. Forest management in Indonesia has long been plagued by corruption. Underpaid government officials combined with the prevalence of disreputable businessmen and shifty politicians, mean logging bans go unenforced, trafficking in endangered species is overlooked, environmental regulations are ignored, parks are used as timber farms, and fines and prison sentences never come to pass. Even the campaigns was launched to raise the awareness, I strongly feel this more to lips service of our government as I believe in NATO ( Not action talk only ) policy. We Indonesia's forests face a discouragingly grim future. And as I write this issues for more than 5 minutes, we loss again 125,000 meter square of our tropical rainforest. So how do you help our mother nature ?








24 comments:
Wah ikutan blog day action juga mas. Lebaran gak mudik?
mudahan gerakan lingkungan via blog action day ini juga tidak NATO ya mas iman.
oh, jadi ada gerakan baru mas, blog action today for forest?
*semoga tidak telat, mohon maaf lahir batin :)
trian,
saya sangat tertarik dengan model percontohan gerakan ini, seandainya bisa diterapkan di kalangan komunitas blogger Indonesia. Selama ini ada beberapa aksi yang sepertinya sporadis dan di lingkungan tertentu saja, Kenapa kita tidak membuat sebuah model gerakan apa saja bisa issue kebangsaan, pendidikan, lingkungan hidup..dll mumpung ada so called pesta blogger sebagai momentum. Ini bisa sebuah riak riak penyampaian gagasan yang baru.
Semoga
law enforcement is a must..dont expect local authorities !
Agreed, we should have a kind of movement for nation issue
ingat kalau pulang kampung ke banjarmasin, dari udara kalimantan udah bolong bolong dimana mana...
sip sip dukung buat pembenahan hutan kita
Not just talk... lets do it :)
"Mohon Maaf Lahir Batin"
Regards
Jevuska
save the world
belajar mencintai alam adalah salah satu contoh dini yang bisa diterapkan pada semua individu (kalau mereka benar2 mau dan punya niat) untuk ikut peduli pada alam yang kita miliki, tapi kenyataannya tidak semudah seperti yang diucapkan karena ada banyak faktor yang mempengaruhi sukses tidaknya pembelajaran itu, salah satunya adalah budaya masyarakat itu sendiri.
Met Lebaran Mas Iman ^_^
Yup, law enforcement is the most important thing. Don't forget community development to engage the community surrounding to success the program.
NATO: that's why I work in this unit :)
terlalu keren sampe ga bisa ngomong
saya janji publikasikan ini artikel terlalu keren
sayang banget yah indonesia udah mulai gundul dgn paksaan (illegal logging).
Mulai dari skr nih kasih pengertian buat anak2 kita ttg penjagaan linkungan dulu
wadoh kayanya selama oknum2 yg tidak bertanggung jawab masih bertahta siy..kayanya sih susah yaaa...hmmm negara kita emank sangad ironis skali..btw met idul fitri yaaa
wah pak akhirnya berita Anda masuk berita pilihan lintasberita abis aku baca emang mantep ini topiknya.
we're on the same page then. i hope we can do better for the future by giving such care.
kalau menurut saya, cara yang paling baik adalah dengan menghentikan ekspor produk hutan... secara total... kemudian hutan itu dijaga bener-bener... *utopia nih :( *
kalau yang agak ekstrim, mungkin bisa dengan rekayasa genetika sehingga menghasilkan tanaman yang dapat tumbuh dengan cepat dan memiliki kualitas kayu yang baik, sehingga dapat membentuk hutan hujan tropis dalam waktu kurang dari sepuluh tahun... *sama, khayalan yang kelewat tinggi :( *
Paling tidak kita bisa memulai dari lingkungan kita yang terdekat dulu..
gimana kalo di acara pesta blogger nanti juga disinggung kegiatan tentang pelestarian alam indonesia tercinta, pak? seperti gerakan blogger indonesia menanam ribuan pohon untuk membuat indonesia hijau kembali?
aku ko' iri sama kuala lumpur yang bisa punya taman di tengah2 kota dan diantara bangunan2 yang keren2. bener deh, jalan2 dalam arti sesungguhnya (jalan kaki) di kuala lumpur tetep asik dibandingin kalo harus jalan di jakarta atau di batam (misalnya) dari satu gedung ke gedung tetangga yang kalo engga kepaksa2 banget ya engga akan mau.
bloggers menanam..gitu judulnya. and jangan lupa singgah ke kotaku yg gersang ya, batam.pengelola perumahan asyik nebangin pohon buat bangun rumah. otaknya isinya duit mulu
Ass,minal aidin wal faizin ya mas maaf lahir bathin nih...salam kenal makasih dah jalan-jalan ke gubuk saya blognya bagus nih.Wassalam.
wah..wah...barusan saya nonton film dokumentasi dari National Geography judulnya "Wild Indonesia"....rasanya saya ingin menutup kuping saya waktu naratornya bilang, sampai berapa lama lagi gajah, orang utan dan binatang2 lain eksis di bumi ini..karena manusia disini melenyapkan hutan demi kepentingan pribadi....wuihhhhhhh pedihnya
Post a Comment