Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Wednesday, October 24, 2007

CERITA BLOGGER




Hujan rintik rintik masih membasahi jalanan di luar pagi ini, dan auditorium gedungMegaFlash masih terasa lengang. Jam masih menunjukan jam 9 pagi, namun suasana sebuah hajatan besar sudah tergambar di area itu. Bangku dan meja meja tersusun rapi, beberapa petugas sedang mengecek sound sistem dan screen projection, serta beberapa karangan bunga berjejer rapi di teras. “ Congratulations Blogger Gathering 2007 “. Seseorang gadis dari event organizer sibuk memberi perintah dan sesekali berbicara di telepon genggamnya. Memastikan semua berfungsi dan correct.
Nding, lelaki separuh baya, seorang petugas cleaning service gedung itu perlahan menggeser ember yang berisi cairan pembersih lantai gedung mewah itu. Ia sudah selesai mengepel lantai agar mengkilap untuk menyambut tamu tamu. Sesekali ia melirik ke spanduk dan poster di dinding. Pikirannya berpikir keras, apa gerangan mahluk Blogger itu. Belum selesai ia menebak nebak, bahunya di tepuk dengan keras. Seorang lelaki muda parlente sambil membawa tas laptop menyapanya.
“ Wah kepagian saya, benar acaranya disini pak ? “
“ hm..iya cuma saya nggak tahu mulai jam berapa ..”
“ memang mas juga tamu undangan ? “ selidik Nding.
“ Lha iya, saya jauh jauh datang untuk mensukseskan acara ini, pertama kali blogger Indonesia berkumpul untuk menyuarakan sebuah iklim ngeblog yang positif “


Nding bertambah pusing tidak mengerti arah pembicaraan.
“ blog saya jari-jariampuh dot com, adalah salahsatu barometer blog nasional “ Si mas ini melanjutkan dengan percaya diri.
“ Blogger itu apa sih mas “ tanya Nding hati hati.
“ Wah bapak ketinggalan jaman nih, internet..internet, alternative media masa kini“
“ kornet,..apa net ? “ Nding semakin tidak mengerti.
Tiba tiba si mas, berbisik sambil menunjuk ke seseorang.
“ Wah itu Dinda Napitupulu, blogger kondang yang tinggal di Vietnam..”
“ Maaf pak, permisi dulu....saya harus menyapanya “
Rupanya Dinda sedang asyik berbicara dengan Fatah Soleh seorang blogger yang cuti dari sekolahnya di University of Rawalpiddi, Pakistan untuk ikut menyelenggarakan acara ini. Setelah memperkenalkan dirinya si Mas ikut terlibat dalam pembicaraan mereka. Si Mas menjadi tambah bangga, hidungnya kembang kempis menyadari bahwa eksistensinya cukup diakui di kalangan blogger. Belum ada semenit, seorang lelaki berkaca mata datang bergabung.
“ Mas Wibisono khan, alias kanjeng simbah di dunia blog ..” si Mas menyapa keras.
Mas Wibisono mendadak rikuh karena tangannya disalami keras keras. Tapi ia buru buru permisi karena hendak ke balik panggung untuk menyiapkan talk show seassion bersama seorang bloger lainnya, mas balung pemilik ngegaspol dot com.

Audoturium bertambah ramai dan dipenuhi orang orang. Salam salaman memperkenalkan diri, dan secara resmi acara dibuka. Si Mas semakin semangat berkenalan dan terus berbicara tentang blog. Ketika melihat Om Cetiau, seorang blogger kawakan. Si Mas langsung menghampiri dengan seketika.
“ Wah Om Cetiau.. apa kabar..kok nggak pernah ngebales comment saya sih, padahal saya aktif lho ngisi coment postingannya Om “
Om Cetiau yang asli Singkawang menjadi gelagapan disergah pertanyaan ini, dan batal menyeruput kopi susu yang disediakan panitia.
“ Betul betul saya nggak menyangka begitu hebat pertumbuhan blog di Indonesia “.
Om Cetiau dengan alasan kesopanan pura pura ikut menemani si Mas, bersama sama memperhatikan acara di panggung.
Si Mas manggut manggut dengan serius ketika Priyono blogger terkemuka lainnya berbicara di atas panggung, bahwa menurut Majalah Bussines Week memasukan Jakarta, Beijing, Mumbay dan Singapore sebagai 4 kota besar di Asia dalam “ blog belt “ dengan lalu lintas postingan dan komentar terbesar di antara 30 kota di dunia.


Hari bertambah siang, Nding sesekali membantu membereskan piring piring kotor sambil sesekali melihat diskusi tanya jawab di panggung sana. Ia semakin tidak mengerti ketika Adi Patra, seorang mantan wartawan tabloid Masa berbicara tentang era informasi media cyber. Nding sama sekali berada diluar jangkauan pemikiran tentang hak hak bloger, tentang bagaimana bloger menyampaikan gagasan terhadap umat manusia, hak asasi, lingkungan hidup, tentang multi level marketing dan bisnis online. Nding juga semakin sulit memahami bahwa kenapa tamu tamu ini bisa terlibat begitu antusias dan bersemangat memilih blogger selebritis.
“ Saya pikir selebritis cuma di infotainment aja mas “ Nding berbisik kepada si Mas yang kebetulan didekatnya.
“ Lho tentu saja ada Pak “
“ makanya buat blog aja pak, gampang tinggal ke warnet kalau nggak punya komputer “
“ ini era informasi “
“ ini juga sebagai kontribusi blogger terhadap peradaban bangsa kita “
Si Mas nyerocos terus sambil mengunyah paha ayam kedua yang telah dicomotnya.
Nding hanya bisa melihatnya dengan iri, tiba tiba saja ia teringat kedua anak anaknya yang begitu gembira dibawakan ayam bakar pinggiran jalan. Bagi Nding, lebih penting bagaimana ia bisa menyekolahkan anaknya, membayar kontrakan rumahnya, dan bisa hidup tenang tanpa harus kuatir akan terkena PHK.

Dalam bis yang membawanya ke rumah petaknya di pinggiran kota, Nding menghela nafas betapa semakin sulitnya kehidupan ini. Perlahan, ia melirik sub headline koran yang sedang dibaca seorang penumpang mahasiswa ‘ Kemiskinan semakin bertambah, 35 juta orang pada tahun 2005 dan tahun 2007 meningkat menjadi 39 juta orang ‘.
Jalanan bertambah macet. Nding semakin erat erat menggenggam bungkusan ayam bakar untuk anak anaknya.

Catatan Penulis : Semoga Blogger Indonesia tidak menjadi menara gading yang terasing ditengah bangsanya sendiri. Semoga Pesta Blogger, Muktamar Blogger atau bentuk apapun di berbagai penjuru negeri menjadi momentum suara Blogger. Maju, Blogger Indonesia

28 comments:

Rusdy said...

"Semoga Blogger Indonesia tidak menjadi menara gading yang terasing ditengah bangsanya sendiri"

Amin amin, mudah-mudahan para blogger Indonesia boleh menjadi salah satu bagian dari solusi masalah-masalah di Indonesia, bukan hanya 'another-temporary-tech-hype' (alias NATO, No Action Talk Only)

DenaDena said...

semoga acaranya sukses menggalang dana untuk bangsari

Dini said...

Hehehe... saya gak muluk-muluk, cuma pengen terima kasih mas... postingnya jadi hiburan pagi buat saya... Thank God It's Friday! :)

just Endang said...

yah, semoga...semoga aku juga bisa punya andil baik utk Indonesia...tapi wong isinya blogku soal dapur doang tuuh...

Nico Wijaya said...

Kapan-kapan, ada baiknya Blogger Masuk Desa (BMD), sharing2 dsana dan segala macamnya. blogger kita kan orang cerdas dan hebat semua. dah seharusnya berbagi pengetahuan dengan mereka yang tidak memiliki akses internet.
OOT:kemarin pas mudik, nemenin om kepelosok kampung. jangankan internet, sinyal handphone aja ga ada. sempet terpikir apa peran saya yang bisa saya lakukan sebagai blogger, khususnya pelajar IT. Bagi mereka mah, bisa bertahan hidup saja sudah lumayan. mengingat kehidupan didaerah yang terkadang sulit untuk dibayangkan.

Rey said...

Aku blogger tp ndak tau apa2. Salam aja deh buat yg dateng (emang ada yg kenal gue?), dan semoga acara sukses. Hidup blogger...!! :)

Hedi said...

semoga, mas :)

Totok Sugianto said...

Serasa Pesta itu sudah dimulai... Semoga Nding dan Nding yang lain mengerti bahwa yang sedang diperbincangkan didalam sana juga untuk "Perubahan Indonesia yang lebih Maju" Semoga... Semoga...

siska said...

amiiin. hidup blogger Indonesia!!
Aku Bangga Blogger Indonesia.

hehehe...

Sarah said...

menjadi pencerahan bagi umat manusia, blog jangan asyik asyik sendiri getoh

kecil bumi said...

menjadi mercu suar dunia

eugene said...

Rakyat miskin sebanyak banya dan hidup menjadi sulit, angka 39 juta tidak sedikit ( Malaysia satu bangsa jumlahnya hanya 22 juta ,kok balik malaysia lagi he )..Jumlah pemakai internet kita hanya 9 % dari populasi, katakan yang mempunyai blog 100 ribu..Memang berat kawan

Iman Brotoseno said...

Endang,
Sepetinya tidak masalah kalau hanya berkutat dengan dapur melulu he he..Fungsi blog ujung ujungnya menawarkan gagasan dan " memaksa " orang membaca,..sekali lagi membaca. Harus diakui orang Indonesia sangat malas membaca dan akibatnya, kita semakin bodoh dengan zaman dan kehidupan sekitar kita. Kalau Blog Endang bisa memaksa ibu ibu di belahan bumi sana sampai di pelosok gunung kidul, siapa yang bisa menyangsikan efektivitas sebuah blog. ( Jumlah ibu ibu lebih banyak lho dari bapak bapak, konon wanita adalah 2/3 dari penduduk dunia ).

ibunyaima said...

I enjoy guessing the real names of these bloggers.. HAHAHAHA..

Uhm.. sejujurnya, saya salah satu orang yang pesimis dengan Pesta Blog ini. Saya tahu banyak blogger2 bagus, tapi.. entahlah, setelah begitu seringnya melihat sesuatu yang cikal bakalnya bagus tergerus menjadi sekedar pop-icon, saya pun takut Pesta Blog akan tertitikberatkan pada "pesta" dan "pergaulan".

But.. the good thing of being a pessimist is... I will always either prove I'm right, or get a nice surprise ;). Let's hope I'll get the nice surprise this time ;)

kenny said...

smoga pestanya betul meriah(semeriah sambutannya) dan tentu saja sukses.
ditunggu liputannya ya mas, foto2 nya jg jgn ketinggalan :D

venus said...

amiinn..mudah2an kita semua bisa berbuat lebih dari sekadar 'bersenang-senang', menikmati kemewahan berjudul internet yg buat puluhan juta masyarakat indonesia barangkali cuma kata asing yg artinya pun mereka gak ngerti. insya Allah kita semua udah memulainya dengan cara kita sendiri, kok.

sampe ketemu di pb2007, mas.

BLOGGERS, UNITE!

Teguh said...

Seperti Bung Rusdy, komentator pertamax di atas, saya sepakat dengan penggalan ini:

"Semoga Blogger Indonesia tidak menjadi menara gading yang terasing ditengah bangsanya sendiri"

TaTa said...

Hmm kenapa saya nge blog ?? untuk menghibur diri ketika sedang berjibaku dengan alam dan seisinya. Kenapa saya nge blog ?? karena saya menemukan teman2 baru yang bisa membuat saya terkekeh2 sendirian. Kenapa saya nge blog ?? karena ada fasilitas kantor yang gratis lah hahahaha. Eni wei smoga pesta blog nya nggak hanya sebagai ajang wat menunjukkan eksistensinya sebagai blog seleb... Sukses yah mas Iman.

DooHaN said...

Sayah yang dari kupang dan tidak bisa hadir karena segala keterbatasan yang ada pada diri saya hanya bisa mengucapkan
“Selamat dan Sukses untuk pesta Blogger 2007″
Semoga segala sesuatunya yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan segala rencana.

best regards

diditjogja said...

amat sangat setuju!!!
semog ajang ini buikan sekadar say hi, poyahoho, ato ketawa ketiwi...semoga dunia blog indonesia semakin maju, berguna dan bermanfaat untuk kemajuan bangsa....

salam dari jogja!

triadi said...

membaca, menulis...

ah senangnya para blogger, betapa beruntungnya para blogger yang bisa menikmati duniaini. Bahwa ternyata ngeblog bisa jadi alat mengatasi kerikuhan bersuara, latihan membaca cepat, latihan menulis, dan tentu saja terapi menyehatkan hati...

moga sukses..."piece of cake happy birthday"

Syiddat said...

di tunggu cerita pasca pesta blogger-nya...

leksa said...

semoga cerita mas Iman ga jadi kenyataan :)


Amiiinn... sedikit reopini dari saya ttg PB2007, didalam warng kapucino, tolong di komentari mas..

Rezki said...

maju blogger indonesia..hehehe.....hahaha...blogger indonesia makin banyak aja yah.............

Nahria Medina Marzuki said...

alow mas Iman...

saya Yaya :)

blm bs cerita niiih PB kemaren..msh cuapek bangeeeeettt..

Innuendo said...

mendingan dengerin freddie mercury....we will rock you !!

*ngacir

endikz said...

halal bihalal dulu ah.. sorry beneran lahir batin ya om..
ditunggu nongkrong di HI jemuah malem.. :)

matapena said...

amiiin amiiin.
btw, mas iman berperan sbg apa ya dalm cerita blogger itu? :D