Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Monday, February 12, 2007

SIDE JOB



Sifat dasar manusia memang selalu tak pernah merasa cukup dengan penghasilan atau gaji yang diperoleh setiap bulan. Kadang kita berpikir meningkatkan penghasilan kita tanpa harus mengganggu pekerjaan utama kita. Montir mobil saya, Dudung bisa menerima panggilan memperbaiki mobil di rumah rumah, jika pekerjaan di bengkelnya sedang sepi atau sore hari setelah jam bengkel selesai. Rasa rasanya untuk memudahkan job sampingan yang kita tekuni, idealnya masih berhubungan dengan pekerjaan sehari hari. Seperti saya, kadang masih menerima side job untuk memotret, menjadi creative director freelance untuk biro iklan kecil , menulis artikel perjalanan di Majalah atau menjual gambar footage landscape dan pemandangan alam Indonesia. Jadi seperti saya atau Dudung masih bisa mengkaitkan keahlian yang kita miliki dengan tambahan penghasilan.



Namun saya lebih kagum lagi dengan orang orang yang mempunyai job sampingan yang benar benar berbeda dengan pekerjaan utamanya. Ada teman sejawat yang mempunyai job sampingan menjual apartemen, ada juga yang menjadi peternak ikan hias. Ini membutuhkan keahlian tambahan yang berbeda dengan keahlian utamanya. Seorang pekerja kreatif seperti sutradara , tiba tiba harus memiliki kemampuan pemasaran, atau harus mendalami penyakit ikan hias. Demikian pula pola multilevel marketing ala Amway atau CNI, mensyaratkan sejumlah pertemuan dan pelatihan untuk menjaring pembelinya. Bagi yang gagap atau suka gugup kalau berbicara, lupakan saja untuk mencari penghasilan tambahan lewat multilevel marketing ini. Tidak mudah dan jelas membutuhkan passion untuk menggelutinya. Jika tidak mempunyai passion, yang namanya job sampingan ini hanya menghabiskan waktu saja. Sewaktu jaman krismon dahulu, artis dan selebritis mendadak banyak yang memiliki warung tenda yang tidak bertahan lama karena memang passionnya bukan disana, Walau namanya side job, kita tidak boleh memperlakukannya setengah setengah. Tetap professional dan correct. Masalah bagaimana kita menjalani dengan keterbatasan waktu yang kita miliki, adalah problem lain yang harus kita siasati juga.


Sementara orang bisa saja keasyikan dengan side job ini karena ternyata memberi penghasilan yang jauh lebih besar dari penghasilan utamanya. Ini memang menjadi dilema karena membuat tipis batasan antara profesi utama dan sampingan. Kita saja bingung melihat Ruhut Sitompul, pekerjaan aslinya pemain sinetron atau pengacara ? Lihat saja anggota DPR yang terhormat, bisa sekaligus menjadi broker bisnis ke BUMN. Ada wakil presiden yang memiliki side job menjadi ketua partai. Bupati bupati yang memiliki side job menjadi ketua persatuan sepak bola setempat. Mulan Kwok mungkin tidak pernah peduli, kalau dipecat dari Ratu, karena penghasilan dari pekerjaan sampingannya seperti main sinetron, iklan bisa saja lebih besar dari penghasilannya sebagai penyanyi. Banyak produk produk ternama yang dimulai dari usaha sampingan. Tirto Utomo, dahulu hanya seorang seorang pegawai perusahaan minyak, ketika memulai usaha sampingannya dengan memasok air mineral dengan merek Aqua. Tentu saja ia memutuskan pensiun dari kantornya setelah usaha sampingan ini jelas lebih menguntungkan dan membutuhkan perhatian lebih. Demikian juga Mustika Ratu sampai Sido Muncul

Kalau dilihat pada umumnya, usaha manusia memenuhi kebutuhan primer dan sekundernya berbanding terbalik dengan pendapatan tetapnya. Jadi tanpa melihat sisi moral, bagaimanapun juga usaha job sampingan menunjukan manusia memiliki daya juang dan semangat mencapai penghidupan yang lebih baik. Bagaimana kalau sisi moral itu menjadi parameter ? dari sisi mana kita melihatnya ?. Seperti waktu sebuah produk minuman energi melakukan syuting di Bali dengan bintang sepakbola Portugal. Bisik bisik ada seorang artis sexy yang biasa menjadi model iklan obat suplemen pria, ikut menyusul masuk ke kamar hotelnya. Yang jelas dengan jauh jauh terbang ke Bali untuk mencari tambahan pemasukan, sang artis berusaha menunjukan passionnya dengan job sampingannya. Apapun itu yang dijualnya.

26 comments:

fanatiCanz said...

side job..? pekerjaan utama aya ga punya, maklum ijasah smp. Tapi yang saya lakoni saat ini adalah usaha sablon (kaos, kartu nama, undangan, sticker, dll) sama jadi teknisi komputer amatir (ini mungkin bisa disebut side job, yah?)

venus said...

pertanyaan saya, mas iman..siapa nama si artis sinetron yg sneak in ke kamar si ganteng itu? mari kita ngegossip..wakakaka..

Trian H.A said...

mengapa harus ada main/side? jangan bilang hanya untuk "klasifikasi" saja. khawatir ada main/side dalam hal lain jg.. (apa coba?)

*wah..di depan (tampang) serius. belakang2nya koq "gosip". :D

kenny said...

hahaah..pertanyaanku udah keduluan tante venus :D

Kuatirnya klo hasil job side nya ngelebihi yg kerja utama trus jadi semau gue kerjanya...nah ini yg merugikan (halahh sok tahu ki).
Makanya disini(contohnya) para dokter yg kerja di rumah sakit gak boleh buka praktek, mesti milih salah satu. Jadi gak ada kata pasien kelamaan nunggu dokter yg terlambat datang gara2 repot ama prakteknya.

Iman Brotoseno said...

venus dan kenny,..
ke japri aja kalau mau tahu siap artisnya he he

artja said...

eh, side job memang menyenangkan lho. apalagi kalau hasilnya juga lumayan. beneran

NiLA Obsidian said...

awalnya side job....lama2 kerasa kudu diseriusin..eh lama2 jadi main job.....

wong penghasilannya lebih gede kho...

(enakkkk nyaaa...kalo bisa begitu yak...kakakaka)

za said...

sebenernya enak juga tuw punya side job... bisa jadi cadangan-lah kl pas mo dipecat gini... Tp mang gak punya passion yang cukup buat nyari side job itu ndiri...

btw, ada side job gak Om? *lhoh kok malah nanya :P*

muthe said...

tapi jangan pernah mencoba side job kalau Anda termasuk tipe orang yang hanya bisa fokus terhadap satu hal saja. kayak saya! hehehe....

dian mercury said...

bintang sepakbolanya sapa? c ronaldo atau luis figo ? ah kalo mereka, gratis juga saya mau kekkekek...husssh

10 menit yg lalu baru aja ngomongin dokter chiropractic disini yg side jobnya ngejual mobil bekas hihihi

arifkurniawan said...

Mengenai artis seksi yang menyusul pemain bola ke kamar hotelnya. Astaga... dulu kakanya.. sekarang adiknya... Hahaha.

Jadi inget konser Metallica dulu. Ternyata Lars Ulrich diumpankan VJ MTV indonesia. Hahaha.

Loh, kok saya jadi ngegosip gini!

mengenai nyambi... hmmh... jadi pengen nanya Mas Iman, sejauh mana kepuasan didapat dari nyambi?

Barry said...

side job itu kan perlu sebagai training ground untuk mengganti full time job yang dirasakan perlu diganti. kalau ternyata uang itu lebih banyak dihasilkan secara sampingan, belum tentu itu merupakan passionnya dia juga. siapa tahu kebetulan ada yang mau kasih tender besar :)

endangwithnadina said...

ibu rumah tangga, side jobnya ngeblog...haahhahha, hasilnya ya nambah temen ama hilang suntuk...duit? teteeep...minta suami...payah deh ah !

Giel said...

Pengennya punya side job, cuman problem kemaren gak bisa bagi waktu, maklum posisi yang masih kroco kudu ngekor maunya bos.. sabtu minggu ya nyangkul juga kalo pas lagi kudu! :( hemmm kapan ya punya side job?? *day dreaming mode on*.
btw, foto di stream flickr nya keren2! salut... ajarin gil foto dong...
btw ke dua: salam kenal balik namun kunjungannya di pagi hari...

pyuriko said...

Enak kali yaa punya side Job, bisa nambah penghasilan... pingin deh.

Tapi yg tdk ganggu pekerjaan utama,.. hhhm... apa yaaa??

mei said...

Bisik bisik ada seorang artis sexy yang biasa menjadi model iklan obat suplemen pria, ikut menyusul masuk ke kamar hotelnya

wahahah, mas iman gosipnya teteup ya!!hihi..keknya tau nih sapa*plirik sana sini dulu nih*..hihi

side job kalau d tekuni emang hasilnya malah lbh gedhe dari main job mas, hanya kadang kita kebentur sama waktu, apalagi bagi yang sudah berkeluarga..haduhh anak malah ga kpegangn nanti..jadi ya, saya memilih menekuni main job sajalah

kawula alit said...

ck ck ck ck
jan pertanda jaman tenanan

Bangsari said...

saya pengin side jobnya yang berhubungan dengan hobi, ngeblog misalnya. bisa ngga ya? he..he,..

ibunyaima said...

Kalimat ini "Bisik bisik ada seorang artis sexy yang biasa menjadi model iklan obat suplemen pria" tendensius banget ya.. hehehe... Soalnya bisa dihitung dgn jari tuh ;).

Uhm.. jawabannya inisial "S" dari keluarga "A" ya ;) HUAHAHAHAHA..

Anton said...

Side Job? Boro2.. Masih mahasiswa ini :p. Paling "proyekan" aja sih... :D

Meli-in-the-Bong said...

side job seh halal2 sajah,sejauh yang bersangkutan seneng aja :D

bebek said...

wahhh kalo bisa punya side jobs sih enak... lah ini main job aja lagi nyari2 ... gimana coba pak? :(

kw said...

aku juga lagi pengen nih mas cai sj: nulis novel. tapi belum mulai2 juga hehehhe

Fany said...

Biasanya side job itu dijalani di waktu2 yg gak tentu. Kalo main job kan udah pasti (biasanya).
Kayak kerja kantiran, side job nya MLM, misal.

Tapi kalo penghasilan side job lebih gedhe dari main job memang cenderung jd males kerja di tempat utama ya..

Atniga Tayadih said...

Atau menjadi anggota DPR yang terhormat dan pemain video cabul sebagai side job-nya. Eh, Bung, nggak bikin film dengan setting banjir? Kayaknya bakal dahsyat tuh.

joni said...

hmmm.. memang aku juga lagi mikir apa yang bisa dilakukan untuk side job ku. :)